Manajemen Inovasi Pendidikan Karakter Pada Masa Pandemi Covid-19

Penulis

  • Dede Rohmat SDIT Nurul Fikri Depok

DOI:

https://doi.org/10.54124/jlmp.v18i1.16

Kata Kunci:

Manajemen, Covid-19, Pendidikan Karakter, Inovasi Pendidikan

Abstrak

Kondisi pembelajaran pendidikan karakter pada masa pandemi berbeda dengan proses penanaman karakter dalam kondisi pembelajaran secara langsung. Sekolah harus melakukan berbagai inovasi sehingga dalam pelaksanaannya pendidikan karakter tetap terlaksana dengan optimal walaupun saat pandemi . Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis proses manajemen inovasi pendidikan karakter, kendala, solusi serta menganalisis implikasi prilaku yang terbentuk dari upaya pelaksanaan inovasi pendidikan karakter pada masa pandemi Covid-19 di SDIT Nurul Fikri. Metode dalam penelitian ini menggunakan jenis dan pendekatan mix methods dengan strategi exploratory sekuensial. Sumber data ada dua macam yaitu sumber data primer dengan wawancara, angket dan observasi dan sumber data sekunder didapatkan dari dokumen yang berkaitan dengan penelitian yang dilakukan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa nilai karakter yang dikembangkan di SDIT Nurul Fikri adalah karakter SMART yaitu sholeh, muslih, cerdas, mandiri dan terampil yang merupakan salah satu program unggulan sekolah. Manajemen  inovasi pendidikan karakter di SDIT Nurul Fikri menggunakan pendekatan POAC. Perencanaan pengembangan karakter masa pandemi adalah mengarah kepada penetapan tujuan yang hendak dicapai dan perumusan program pendidikan. Proses pengorganisasian meliputi penetapan jadwal pelajaran, jadwal pelaksanaan program pendidikan karakter serta penetapan penanggung jawab kegiatan.  Proses actuating yaitu pelaksanaan pendidikan karakter melalui pembelajaran, Ekstrakurikuler dan pembiasaan. Proses controlling yaitu pengawasan yang terintegrasi dengan supervisi sedangkan pengawasan pendidikan karakter melalui ekstrakurikuler dan pembiasaan dilakukan dengan form mutaba’ah dan evaluasi kegiatan yang diisi oleh siswa dan orang tua. Hasil penelitian menunjukan bahwa Implementasi fungsi-fungsi manajemen inovasi pendidikan karakter pada masa pandemi di SDIT Nurul Fikri berdampak positif terhadap perkembangan karakter SMART siswa

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Creswell, J. W. (2010). Research design pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Engkoswara, A. K., & Komariah, A. (2010). Administrasi pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Fattah, N. (2009). Landasan manajemen pendidikan.

Gonia, M. F. (2009). Pengembangan Multimedia Interaktif untuk Assessmen Pembelajaran Pembiasan Cahaya. Skripsi Program Studi Pendidikan Ilmu Komputer. FMIPA–UPI: Tidak Diterbitkan.

Lickona, T. (2012). Character Matters: Persoalan Karakter,(terj. Juma Wadu Wamaungu & Jean Antunes Rudolf Zien dan Editor Uyu Wahyuddin dan Suryani). Jakarta: Bumi Aksara.

Nasional, K. P. (2010). Pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa: pedoman sekolah. Jakarta: Badan Penelitian Dan Pengembangan.

Pendidikan, K., & Indonesia, K. R. (2017). Konsep dan Pedoman Penguatan Pendidikan Karakter Tingkat Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama. Jakarta: Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Rogers, E. M. (2010). Diffusion of innovations. Simon and Schuster.

Sa’ud, U. S. (2011). Inonasi Pendidikan. Alfabeta.

Sugiyono, P. (2011). Metodologi penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. Alpabeta, Bandung.

Sugiyono, P. D. (2010). Statistika untuk penelitian. Bandung: Alfabeta.

Terry, G. R. (1971). Principles of management.

Zubaedi, M. A. (2015). Desain Pendidikan Karakter. Prenada Media.

Undang-Undang Sisdiknas Nomer 20 tahun 2003 pasal 3 tentang pendidikan karakter

Unduhan

Diterbitkan

13-12-2021

Cara Mengutip

Rohmat, Dede. “Manajemen Inovasi Pendidikan Karakter Pada Masa Pandemi Covid-19”. Jurnal Lingkar Mutu Pendidikan 18, no. 1 (Desember 13, 2021): 41–52. Diakses April 17, 2026. https://jlmp.kemdikbud.go.id/index.php/jlmp/article/view/16.

Artikel Serupa

1 2 3 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.