LITERASI SOSIAL BUDAYA SEBAGAI PILAR MODERASI BERAGAMA DALAM PENDIDIKAN ISLAM KONTEMPORER
DOI:
https://doi.org/10.54124/jlmp.v22i2.172Kata Kunci:
Literasi Sosial Budaya, Moderasi Beragama, Islam KontemporerAbstrak
Dalam masyarakat yang semakin pluralistik dan global, pendidikan Islam dihadapkan pada tantangan untuk mengajarkan nilai-nilai moderasi, toleransi, dan kebersamaan. Literasi sosial budaya, yang mencakup pemahaman mendalam tentang keragaman budaya, sejarah, dan norma-norma sosial, merupakan fondasi penting dalam memperkuat sikap keagamaan yang moderat. Artikel ini menganalisis bagaimana literasi sosial budaya dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan Islam melalui pengajaran yang menekankan keterbukaan terhadap perbedaan, penguatan identitas budaya tanpa kehilangan esensi nilai-nilai agama, dan pembentukan pola berpikir kritis dan inklusif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dengan pendekatan studi kasus di mana data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan sumber data lainnya. Tujuan penelitian ini adalah menjadikan penguatan literasi sosial budaya sebagai pilar moderasi beragama dalam pendidikan Islam saat ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi sosial budaya tidak hanya membantu peserta didik memahami konteks sosial dan budaya di sekitarnya, tetapi juga mendorong pembentukan sikap moderat yang esensial dalam menciptakan harmoni sosial dalam masyarakat multikultural. Oleh karena itu, literasi sosial budaya harus menjadi komponen integral dalam pendidikan Islam agar dapat melahirkan generasi yang berwawasan luas, toleran, dan mampu menghadapi tantangan keberagaman dengan pendekatan yang moderat.
Unduhan
Referensi
Ahda, S. M., & Arafah, N. (2024). Strategi Kepala Madrasah dalam Implementasi Moderasi Beragama di MAN 2 Langkat. Ziadah, 139-149.
Anggraini, M. (2023). Pendidikan Multikultural sebagai Perwujudan Profil Pelajar Pancasila melalui Pengajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Qolamuna: Jurnal Studi Islam, 8(2), 81-93.
Anista, R. (2023). Transformasi Kebudayaan: Dampak Perkembangan Teknologi dan Media Sosial. JUPSI: Jurnal Pendidikan Sosial Indonesia, 1(1).
Holimin, H., Dartono, D., & Prihantoro, D. (2021). Peran Perguruan Tinggi Dalam Meningkatkan Sistem Pertahanan Negara Melalui Pendidikan Bela Negara. Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi Dan Inovasi Indonesia (SENASTINDO), 3.
Humas.FKU. (2021). Observasi atau Observasi Partisipasi dalam Penelitian. FK-KMK UGM.
Lexy J. Moleong, D. M. A. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). PT. Remaja Rosda Karya.
Marlina, T., & Halidatunnisa, N. (2022). Implementasi Literasi Sosial Budaya Di Sekolah Dan Madrasah. Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 6(2).
Milles, M. B., & Huberman, A. M. (1992). Analisis data kualitatif: buku sumber tentang metode-metode baru. Jakarta: UIP.
Nashohah, I. (2021). Internalisasi Nilai Moderasi Beragama melalui Pendidikan Penguatan Karakter dalam Masyarakat Heterogen. Prosiding Nasional IAIN Kediri, 4(November).
Rahmawati, N. A., & Supriyanto, S. (2023). Tantangan Dan Pembaharuan Pendidikan Islam Kontemporer Pada Era Revolusi Industri 4.0. Journal Of Human And Education (JAHE), 3(4).
Rosaliza, M. (2015). Wawancara, Sebuah Interaksi Komunikasi dalam Penelitian Kualitatif. Jurnal Ilmu Budaya, 11(2).
Sari, I. F. R. (2018). Konsep Dasar Gerakan Literasi Sekolah Pada Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015 Tentang Penumbuhan Budi Pekerti. Al-Bidayah: Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 10(1).
Sugiyono. (2018). Prof. Dr. Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta. Prof. Dr. Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Syafaruddin, B., Amiruddin, & Satriani. (2021). Problematika, Tantangan Dan Langkah Pembaharuan Pendidikan Islam Kontemporer. Jurnal Tazkirah: Transformasi Ilmu-Ilmu Keislaman, 1(2).
Syahran. (2023). Teknik Data Dalam Penelitian Ilmiah Triangulasi Metode. Jurnal Teknik Data Dalam Penelitian Ilmiah Triangulasi Metode, 1(1).
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Lingkar Mutu Pendidikan

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
-
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
-
NonCommercial — You may not use the material for commercial purposes.
-
NoDerivatives — If you remix, transform, or build upon the material, you may not distribute the modified material.
- No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.







