Gerakan Literasi Sekolah Pada Mata Pelajaran Sejarah Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa

Penulis

  • Sarwiyoto Sarwiyoto

DOI:

https://doi.org/10.54124/jlmp.v18i2.30

Kata Kunci:

Gerakan Literasi, Sejarah, Resume, Hasil Belajar

Abstrak

Tujuan penulisan ini yaitu mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran sejarah Indonesia setelah adanya gerakan literasi yang dilakukan di sekolah. Gerakan literasi sekolah adalah proses kegiatan yang dilaksanakan di sekolah setelah adanya kebijakan sekolah. Kebijakan sekolah ini kemudian disikapi atau direspon oleh warga sekolah dalam upaya meningkatkan minat baca. Peran guru dalam kegiatan literasi sekolah sangat penting, hal ini dikarenakan guru memegang kendali aktivitas siswa di dalam kelasnya. Penulis mencoba melakukan suatu pemikiaran yang dituangkan dalam suatu tindakan untuk dapat memotivasi siswa dalam meningkatkan kemampuan membacanya sehingga dapat berpengaruh positif pada hasil belajarnya. Menggunakan Metode Penelitian Tindakan Kelas, yang diawali dengan kegiatan pra siklus dan selanjutnya melakukan aktifitas penelitian dengan tindakan siklus 1 dan 2. Hasil penelitian pada kelas XI IPS 2 diperoleh data nilai pra siklus dari 36 orang nilai rata-ratanya adalah: 73,06. Nilai Kriteria Ketuntasan Minimalnya 75,00. Selanjutnya nilai pada kegiatan siklus 1 yaitu 78,66. Pada siklus 2, kegiatan pembelajaran sudah mengarah kepada pembiasaan aktivitas literasi dan ekplorasi materi ajar. Maka seluruh siswa kelas XI IPS 2 hasilnya tuntas, dengan nilai rata-rata sebesar: 84,72. Kesimpulan dari penulisan ini adalah bahwa gerakan literasi sekolah dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran sejarah Indonesia. Gerakan literasi sekolah selanjutnya dapat dikembangkan pada institusi pendidikan agar dari literasi siswa dapat memiliki pengetahuan, keterampilan dan pembentukan karakter dalam minat baca

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah. Desain Induk Gerakan Literasi Sekolah. Jakarta: Ditjen Dikdasmen, 2016.

Musfiqon, Jurnal Pendidikan, Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 3(11), 1488–1498. Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Prestasi Pustaka.2012.

Hasanuddin, Jurnal Al Hikmah, Dominasi Pendidikan Barat , Vol. XV Nomor 2/2014 : 170

La Hewi, Muh. Shaleh, Jurnal Tunas Siliwangi: Penguatan Peran Lembaga Paud Untuk The Programme for International Student Assesment vol. 6, no. 2, Oktober 2020: 64

Nurhasanah, Nina. Jurnal Esa Unggul, Peranan Bahasa Sebagai Mata Pelajaran Wajib di Indonesia Vol.2, No.2 Februari 2017: 88

Soedarso. Speed Reading Sistem Membaca Cepat dan Efektif. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2002.

Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif & Kualitatif dan R&D. Bandung, Alfabeta, 2011.

Suryanegara, Ahmad Mansyur, Api Sejarah. Jilid 1, Bandung. Surya Dinasti, 2015.

Tarigan, Henry Guntur. Membaca: Sebagai Suatu Ketrampilan Bahasa. Bandung. Angkasa, 2008.

Unduhan

Diterbitkan

22-12-2021

Cara Mengutip

Sarwiyoto, Sarwiyoto. “Gerakan Literasi Sekolah Pada Mata Pelajaran Sejarah Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa”. Jurnal Lingkar Mutu Pendidikan 18, no. 2 (Desember 22, 2021): 180–185. Diakses April 17, 2026. https://jlmp.kemdikbud.go.id/index.php/jlmp/article/view/30.

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.