PEMANFAATAN PLATFORM MERDEKA MENGAJAR SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN GURU DI PROVINSI BANTEN

Penulis

  • Endang Setiariny LPMP DKI Jakarta
  • Sodiyah Sanmarwi

DOI:

https://doi.org/10.54124/jlmp.v21i2.148

Kata Kunci:

Platform Merdeka Mengajar, Kualitas Pembelajaran, Peningkatan Kompetensi Guru

Abstrak

Kualitas pembelajaran yang efektif merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Platform Merdeka Mengajar (PMM), yang dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, memberikan solusi digital untuk mendukung pengembangan kompetensi guru melalui berbagai fitur yang inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan PMM oleh guru sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi pada guru-guru sekolah dasar dan menengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PMM memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan guru dalam merancang pembelajaran, evaluasi siswa, dan pengembangan profesional berkelanjutan, Penelitian ini juga mendasarkan temuan pada teori pembelajaran konstruktivis, teknologi pendidikan, dan konsep pengembangan profesional berkelanjutan (continuous professional development).

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Bates, T. (2015). Teaching in a Digital Age. Vancouver: Tony Bates Associates Ltd.

Black, P., & Wiliam, D. (1998). Assessment and Classroom Learning. Assessment in Education: Principles, Policy & Practice, 5(1), 7–74.

Guskey, T. R. (2002). Professional Development and Teacher Change. Teachers and Teaching: Theory and Practice, 8(3), 381–391.

Piaget, J. (1952). The Origins of Intelligence in Children. New York: International Universities Press.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2022). Panduan Penggunaan Platform Merdeka Mengajar. Jakarta: Kemendikbudristek.

Anderson, T., & Dron, J. (2014). Teaching in Digital Age: Reconceptualizing Distance Education. The International Review of Research in Open and Distributed Learning, 15(3), 223–245.

Kurt, S. (2017). Educational Technology: An Overview. Educational Technology, 57(6), 36–42.

Darling-Hammond, L., Hyler, M. E., & Gardner, M. (2017). Effective Teacher Professional Development. Learning Policy Institute.

Alqurashi, E. (2019). Predicting Student Satisfaction and Perceived Learning within Online Learning Environments. Distance Education, 40(1), 133–148.

Fullan, M., & Quinn, J. (2016). Coherence: The Right Drivers in Action for Schools, Districts, and Systems. Thousand Oaks, CA: Corwin Press.

OECD. (2019). TALIS 2018 Results: Teachers and School Leaders as Lifelong Learners (Volume I). Paris: OECD Publishing.

Hattie, J., & Zierer, K. (2019). Visible Learning Insights: Impact of Digital Tools in Education. Routledge.

Siemens, G. (2014). Connectivism: A Learning Theory for the Digital Age. International Journal of Instructional Technology and Distance Learning, 2(1), 3–10.

UNESCO. (2021). Digital Learning for Teachers: Pedagogical Approaches and Technologies. Paris: UNESCO.

Kemendikbudristek. (2022). Panduan Pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Unduhan

Diterbitkan

30-12-2024

Cara Mengutip

Setiariny, Endang, dan Sodiyah Sanmarwi. “PEMANFAATAN PLATFORM MERDEKA MENGAJAR SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN GURU DI PROVINSI BANTEN”. Jurnal Lingkar Mutu Pendidikan 21, no. 2 (Desember 30, 2024): 72–77. Diakses Mei 24, 2026. https://jlmp.kemdikbud.go.id/index.php/jlmp/article/view/148.

Artikel Serupa

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.