Penerapan Media “Teleng” Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Sistem Gerak Manusia
DOI:
https://doi.org/10.54124/jlmp.v18i1.23Kata Kunci:
media pembelajaran, Teleng, hasil belajar, sistem gerak manusiaAbstrak
Kriteria ketuntasan minimum (KKM) untuk sistem gerak pada manusia di SMP Negeri 3 Babelan tahun 2020 menunjukkan hasil pembelajaran. Rendahnya hasil belajar disebabkan oleh terbatasnya media yang dapat digunakan siswa untuk mengkaji konsep secara berulang-ulang, sehingga diperlukan media alternatif untuk mengatasinya. Media “Teleng” (tepung lengket) mewajibkan siswa mengkaji konsep secara mendalam. Hal tersebut melatarbelakangi dilakukannya penelitian. Tujuan penelitian ini adalah: (1) menjelaskan peningkatan hasil belajar sistem gerak manusia setelah menggunakan Media Teleng; (2) menjelaskan pelaksanaan proses belajar mengajar melalui pemanfaatan Media Teleng; dan (3) menjelaskan respon siswa. Media Teleng adalah media peraga berupa tulang tulang penyusun sistem gerak manusia yang terbuat dari berbagai tepung. Kelebihan media ini dibuat sendiri oleh siswa, bahan mudah diperoleh dengan masa pakai yang lama.Penelitian ini menggunakan metode R & D. Model 4D yaitu define, design, develope, disseminate adalah yang digunakan pada penelitian pengembangan ini. Melalui observasi proses belajar mengajar sistem gerak manusia, observasi respon murid dan evaluasi hasil belajar data perkembangan didapatkan. Lembar evaluasi hasil belajar, lembar kerja siswa, lembar observasi kegiatan belajar mengajar dan lembar observasi merupakan instrumen yang dipakai dalam penelitian ini. Simpulan yang didapat adalah: (1) setelah menggunakan media Teleng, hasil belajar sistem gerak manusia dapat ditingkatkan; (2) dalam proses pembelajaran, media Teleng praktis dipakai; (3) media Teleng mendatangkan daya tarik bagi siswa; dan (4) untuk meningkatkan hasil belajar konsep sistem gerak manusia, hasil penelitian media inovasi pembelajaran ini dapat dijadikan alternatif
Unduhan
Referensi
Chou, C. C. “An Analysis of the 3D Video Interactive Response Approach Effects on the Science Remedial Teaching for Fourth Grade Underachieving Students.” Eurasia Journal of Mathematics. Science and Tecnology Education 13 (4), 2017: 1059-1073.
Kurniasih, Tjitjih. Sistem Organ Manusia. Yogyakarta: Daepublish, 2018.
Pawestri, Lia. “Pengembangan Model Rangka Manusia pada Pembelajaran IPA Kelas IV SD Bakulan.” Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Edisi 3 Tahun ke-5, 2016.
Rusman. Pembelajaran Tematik Terpadu. Depok: PT Rajagrafindo Persada, 2015.
Sadirman, S. Arif, dkk. Media Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo, 2012.
Sanjaya, Wina. Media Komunikasi Pembelajaran. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group, 2014.
Sugiyono. Metode penelitian Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Jakarta: Alfabeta, 2017.
Trianto. Model Pembelajaran Terpadu. Jakarta: Bumi Aksara, 2015.
Wahyuni, Nurmeita Tri. Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Melalui Penggunaan Media Clay Materi Berkarya pada Siswa Kelas IV SDN 2 Karang Sentul Purbalingga. Semarang: UNS, 2013.
Widodo, S.A., Darhim, & Ikhwanudin, T. “Improving Mathematical Problem Solving Skills Through Visual Media.” Journal of Physics, 2018.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2021 Jurnal Lingkar Mutu Pendidikan

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
-
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
-
NonCommercial — You may not use the material for commercial purposes.
-
NoDerivatives — If you remix, transform, or build upon the material, you may not distribute the modified material.
- No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.











